PERAWATAN PASIEN SESUDAH NEFROSTOMI



  
NO
TINDAKAN
1
Kaji kemungkinan timbulnya komplikasi
a.       Perdarahan pada lokasi nefrostomi (komplikasi utama)
b.      Pembentukan fustula
c.       Infeksi
2
Pastikan drainase tidak tersumbat pada selang nefrostomi atau kateter (obstruksi akan menimbulkan rasa nyeri, trauma, tekanan, infeksi serta regangan pada garis jahitan).
3
Jika selang tercabut, laporkan segera kepada dokter (dokter bedah harus segera mengembalikan selang tersebut pada tempatnya agar luka nefrostomi tidak berkontraksi).
4
Selang nefrostomi tidak boleh diklem; tindakan ini akan menimbulkan pielonefritis.
5
Selang nefrostomi tidak boleh diirigasi (irigasi akan dilakukan oleh dokter bedah jika diperlukan)
6
Ajnurkan asupan cairan untuk meningkatkan pembilasan ginjal dan selang secara alami
7
Ukur volum urin yang mengalir keluar dari selang. Jika pada kedua ginjal dipasang selang drainase, volum urin yang keluar dari masing-masing selang harus diukur sacara terpisah


KETERAMPILAN PEMBERIAN INSULIN PER PARENTERAL



FORMAT PENILAIAN UJIAN PRAKTEK

NAMA                  :
TINGKAT            :
RUANGAN          :
TANGGAL           :


KETERAMPILAN PEMBERIAN INSULIN PER PARENTERAL

NO
Langkah Kerja
YA
TIDAK

Tahap Pre interaksi


1
Cek order


2
Menyiapkan alat:
Diatas rak:
a.  Perlak/ pengalas
b. Nierbeken
c.  Kapas alkohol
d. Blanko dokumentasi keperawatan

Bak instrumen berisi:
a.  Insulin
b. Spuit 1 cc



Tahap orientasi


3
Bina trust


4
Menjelaskan tujuan tindakan


5
Kontrak waktu


6
Posisikan rak instrumen di sebelah kanan klien



Tahap kerja


7
Tutup sampiran


8
Cuci tangan di bawah air mengalir


9
Pasang sarung tangan


10
Pilih lokasi penyuntikan (pilih bagian otot yang longgar seperti deltoid, gluteus, paha bagian luar atau abdomen)


11
Pasang pengalas sesuai lokasi penyuntikan


12
Desinfeksi tutup insulin dan siapkan insulin sesuai gula darah:
·         Gula darah < 60 mg/dl = 0 unit
·         Gula darah < 200 mg/dl = 5 – 8 unit
·         Gula darah 200 – 250 mg/dl = 10 – 12 unit
·         Gula darah 250 - 300 mg/dl = 15 – 16 unit
·         Gula darah 300 – 350 mg/dl = 20 unit
·         Gula darah > 350 mg/dl = 20 – 24 unit


13
Pastikan tidak ada udara di dalam spuit


14
Desinfeksi kembali tutup karet botol insulin


15
Lakukan desinfeksi pada lokasi yang akan dipilih


16
Suntikkan pada area yang telah dipilih dengan catatan tidak menyuntikkan pada bekas suntikan sebelumnya (lakukan minimal 1 inchi dari jarak insisi sebelumnya) atau pada lokasi yang lain secara subkutan dengan terlebih dahulu di aspirasi


17
Desinfeksi kembali lokasi bekas suntikan


18
Tutup kembali spuit dan buang bersama kapas alkohol ke dalam neirbekken


19
Ambil pengalas dan rapikan alat dan pasien


20
Buka sarung tangan


21
Cuci tangan dengan air mengalir



Tahap terminasi


22
Menanyakan respon klien dan menyarankan untuk makan 15-30 menit setelah penyuntikan


23
Kontrak pertemuan berikutnya


24
Buka sampiran



Dokumentasi


25
Catat laporan kegiatan dan respon klien pre-intra dan post tindakan



Penilaian:
a.       Psikomotor: Jumlah tindakan yang dilakukan (YA)/ total item X 100 (50%)
b.      Afektif (25%)
c.       Kognitif (25%)

                                                                                                            Penguji


                                                                                                (...............................)