Aplikasi Merah Putih

Assalamualaikum.
dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia, telah hadir aplikasi merah putih terbaru untuk mendapatkan pulsa gratis. Sudah terbukti dapat pulsa langsung. Sebarkan berita gembira ini. Download aplikasinya lewat link dibawah ini :
https://invite.cashtree.id/fd659d

PEMANTAUAN TANDA-TANDA VITAL


PEMANTAUAN  TANDA-TANDA VITAL
Defenisi Mengumpulkan dan menganalisis data kardiovaskuler, pernafasan, dan suhu tubuh untuk menentujan dan mencegah komplikasi

Aktivitas:
·         Mengukur tekanan darah, denyut nadi, temperature, dan status pernafasan, jika diperlukan
·         Mencatat gejala dan turun naiknya tekanan darah
·         Mebgukur tekanan darah ketika pasien berbaring, duduk, dan berdiri, jika diperlukan
·         Auskultasi tekanan darah pada kedua lengan dan bandingkan, jika diperlukan
·         Mengukur tekanan darah, nadi, dan pernafasan sebelum, selama, dan setelah beraktivitas, jika diperlukan
·         Mempertahankan suhu alat pengukur, jika diperlukan
·         Memantau dan mencatat tnda-tanda dan syimptom hypothermia dan hyperthermia
·         Memantau timbulnya dan mutu nadi
·         Dapatkan nadi apical dan radial scara stimultan dan catat perbedaannya, jika diperlukan
·         Mengukur pulsus paradoxus
·         Mengukur pulsus alternans
·         Memantau naik turunnya tekanan nadi
·         Memnatau tingkatan irama cardiac
·         Memantau suara jantung
·         Memantau tingkat dan irama pernafasan (e.g. kedalaman dan kesimetrisan)
·         Memantau suara paru
·         Mengukur oximetry nadi
·        Memantau pola pernafasan yang abnormal (e.g. Cheyne-Stokes, Kussmaul, Biot, apnea, ataxic, dan bernafas panjang)
·         Mengukur warna kulit, temperature, dan kelembaban
·         Memantau sianosis pusat dan perifer
·         Memantau sisi kuku
·         Memantau timbulnya Cushing triad (e.g. naik turunnya tekanan darah, bradicadya, dan peningkatan tekanan darah systole)
·         Meneliti kemungkinan penyebab perubahan tanda-tanda vital
·         Memeriksa keakuratan alat yang digunakan untuk mendapatkan data pasien secara periodic

MONITOR PERNAFASAN


MONITOR PERNAFASAN

Defenisi: mengumpulkan dan menganalisis data kepatenan jalan napas pasien dan keadekuatan pertukaran gas

Aktivitas:
-          Monitor frekuensi, rata-rata, irama, kedalaman dan usaha bernafas
-  Catat pergerakkan dada, lihat kesimetrisan, penggunaan otot tambahan, dan supraklavikula dan retaksi otot intercostal
-          Monitor bising pernafasan seperti ribut atau dengkuran
-      Monitor pola nafas seperti bradipnu, takipnu, hiperventilasi, pernafasan kussmaul, Ceyne stokes, apnu, biot dan pola ataksi
-          Palpasi jumlah pengembangan paru
-          Perkusi anterior dan posterior torak dari apeks sampai basis secara  bilateral
-          Catat lokasi trakea
-          Monitor kelemahan otot diafragma
-          Auskultasi bunyi nafas, catat ventilasi yang turun atau hilang
-     Tentukan apakah harus dilakukan pengisapan dari hasil auskultasi seperti adanya ronkhi atau wheezing
-          Auskultasi lagi paru setelah dilakukan treatmen
-          Monitor kemampuan pasien untuk batuk
-          Catat lama, karakteristik dan lama batuk
-          Monitor sekresi pernafasan pasien
-          Monitor dispnu dan persitiwa yang bisa meningkatkan kejadian dispnu
-     Monitor  adanya suara parau dan perubahan suara setiap jam dengan wajah yang terbakar
-          Monitor krepitus
-          Monitor hasil penyinaran (X-rey)

MODIFIKASI PERILAKU

MODIFIKASI PERILAKU
Definisi : Meningkatkan sebuah perubahan perilaku

Aktivitas :
·         Tetapkan motivasi pasien untuk berubah
·         Bantu pasien untuk mengidentifikasi kekuatan, dan kuatkan hal tersebut
·         Dorong penggantian kebiasaan buruk dengan kebiasaan baik
·         Kenalkan pasien dengan seseorang (kelompok) yang telah sukses dengan pengalaman yang sama
·         Pertahankan ketetapan perilaku staff
·         Kuatkan keputusan yang membangun yang memusatkan pada kebutuhan kesehatan
·         Berikan feedback dalam hubungan perasaan ketika pasien dinyatakan bebas dari gejala dan kelihatan relaks
·         Hindari penolakan atau meremehkan usaha pasien dengan perubahan perilaku
·         Tawarkan reinforcement positif bagi kebebasan pasien dalam membuat keputusan
·         Dorong pasien untuk mengkoreksi perilakunya sendiri
·         Bantu pasien dalam mengenal sekecil apapun kesukesesan
·         Kenali masalah pasien dalam berperilaku
·         Identifikasi perilaku yang diubah (sasaran perilaku) yang spesifik,syarat dasar
·         Gangguan perilaku yang diubah menjadi lebih sedikit, hal yang dapat diukur (ex. Berhenti merokok : jumlah rokok yang dihisap)
·         Gunakan periode waktu khusus ketika mengukur unit perilaku (ex. Jumlah rokok yang dihisap per hari)
·         Tentukan apakah identifikasi target perilaku perlu ditingkatkan, diturunkan atau dipelajari
·         Anggap bahwa lebih mudah untuk meningkatkan perilaku daripada menurunkan perilaku
·         Bangun perilaku objektif dalam menulis pola
·         Kembangkan sebuah program perubahan perilaku
·         Bangun sebuah peristiwa dasar dari perilaku sebelum mulai merubah
·         Kembangkan sebuah metode (ex. Grafik atau diagram) untuk mencatat perilaku dan perubahannya
·         Dorong pasien untuk ikut serta dalam pencatatan perilaku
·         Diskusikan proses modifikasi perilaku dengan pasien/orang tertentu
·         Fasilitasi keterlibatan penyedia tenaga kesehatan lain dalam proses modifikasi, bila diperlukan
·         Fasilitasi keterlibatan keluarga dalam proses modifikasi, bila diperlukan
·         Lakukan dorongan positif dengan perilaku yang akan ditingkatkan
·         Tarik dorongan positif dari perilaku yang akan dikurangi, dan pendekatan kepada pengganti perilaku
·         Dorong pasien utnuk ikut serta dalam memilih dorongan
·         Pilih pendorong yang berarti bagi pasien
·         Pilih pendorong yang bisa dikontrol (ex. Gunakan hanya perilaku yang bisa diubah)
·         Pertimbangkan dorongan dari perawat (ex. Perhatian,waktu berbicara, dan membaca bagi pasien)
·         Lakukan penguatan yang tepat setelah perilaku terjadi
·         Identifikasi jadwal untuk melakukan penguatan : bisa beralnjut atau sementara
·         Atur tanda atau sistem poin dari dorongan bagi perilaku yang banyak atau kompleks
·         Kembangkan sebuah kontrak perawatan dengan pasien untuk mendukung pelaksanaan tanda atau siste poin tersebut
·         Tingkatkan keahlian melalui dorongan komponen sistematis yang simpel dari keahlian atau tugas
·         Tingkatkan pelajaran perilaku yang diinginkan dengan menggunakan teknik contoh
·         Eksplorasi kemungkinan penggunaan biofeedback untuk mempertahankan kesadaran perubahan perilaku pasien
·         Evaluasi perubahan perilaku dengan perbandingan kejadian dasar dengan postintervensi perilaku
·         Dokumentasikan proses modifikasi, bila perlu
·         Kounikasikan rencana intervensi dan modifikasi kepada tim perawat dalam basis teratur
·         Tindak lanjuti dorongan setelah beberapa waktu panjang (telpon atau kontak pribadi)