Aplikasi Merah Putih

Assalamualaikum.
dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia, telah hadir aplikasi merah putih terbaru untuk mendapatkan pulsa gratis. Sudah terbukti dapat pulsa langsung. Sebarkan berita gembira ini. Download aplikasinya lewat link dibawah ini :
https://invite.cashtree.id/fd659d

SOP PENGISIAN KARTU IBU HAMIL


1. Nama Pekerjaan
Pengisian kartu ibu hamil.

2. Tujuan
Sebagai acuan dalam pengisian kartu status secara lengkap dan teliti.

3. Ruang Lingkup
Kartu status ibu hamil meliputi. :
3.1 Ante Natal Care ( ANC )
3.2 Audit Maternal Perinatologi ( AMP )
3.3 Imunisasi TT ( Tetanus Toxoid )
3.4 Deteksi Resiko Tinggi ( DRT)
3.5 Pemberian Zat Besi ( Fe)

4. Ketrampilan Petugas
4.1 Bidan
4.2 Petugas terlatih

5. Alat dan bahan
5.1 Alat
5.1.1 Ballpoint
5.1.2 Tensimeter
5.1.3 Timbangan berat badan
5.1.4 Meteran
5.1.5 Doppler
5.1.6 Leanec
5.2 Bahan
5.2.1 Kartu status
5.2.2 Pita lila
5.2.3 KMS ibu hamil

6. Instruksi Kerja
6.1 Tulis dengan tinta hitam dengan rapi dan jelas.
6.2 Tulis nomor register pasien pada kolom bagian kanan atas.
6.3 Tulis identitas pasien pada kolom yang tersedia
6.3.1 Nama, Umur, Agama, Pekerjaan, dan Alamat pasien.
6.3.2 Nama, umur, dan pekerjaan suami.
6.4 Beri tanda rumput pada kolom yang tersedia, bila sudah dilakukan imunisasi TT.
6.5 Tulis riwayat kehamilan sebelumnya pada kolom yang tersedia.
6.5.1 Tanggal kelahiran
6.5.2 Hasil Persalinan ( Lahir hidup ( LH ), Lahir Mati ( LM ), Abortus
( AB )
6.5.3 Jenis kelamin anak ( laki – laki ( L ) dan perempuan ( P ).
6.5.4 Keadaan pada kelahiran
6.5.5 Berat badan anak waktu lahir
6.5.6 Lamanya menyusui
6.5.7 Penolong Persalinan
6.6 Isi kolom riwayat penyakit
6.6.1 Beri tanda rumput jika pasien menderita penyakit yang
tertulis dalam kolom yang tersedia.
6.6.2 Tulis TAA ( tidak ada apa – apa ) jika pasien tidak menderita penyakit
tersebut.
6.6.3 Tulis tahun riwayat penyakit tersebut diderita pasien.
6.7 Isi kolom riwayat persalinan
6.7.1 Beri tanda rumput pada kolom yang tersedia tentang
riwayat persalinan
6.7.2 Tulis tahun riwayat persalinan tersebut
6.8 Isi kolom riwayat Persalinan Sekarang
6.8.1 Tulis tanggal HPHT ( Hari pertama haid terakhir )
6.8.2 Tulis usia kehamilan
6.8.3 Tulis taksiran partus
6.8.4 Coret salah satu yang tidak perlu pada riwayat haid
6.8.5 Tulis siklus haid
6.8.6 Tulis cara kontrasepsi pasien
6.9 Isi kolom pemeriksaan Antenatal
6.9.1 Tulis tinggi badan dan ukuran Lila pasien
6.9.2 Tulis tanggal kunjungan pasien
6.9.3 Tulis keluhan pasien saat kunjungan
6.9.4 Tulis Berat Badan saat kunjungan
6.9.5 Tulis umur kehamilan ( dalam minggu )
6.9.6 Tulis tinggi Fundus Uteri saat kunjungan ( dibawah 24 minggu dengan
jari, diatas 24 minggu dengan sentimeter )
6.9.7 Tulis letak janin ( kepala, sungsang, lintang )
6.9.8 Tulis frekuensi denyut jantung janin dalam satu menit
6.9.9 Tulis hasil pemeriksaan laboratorium ( Hb, Golongan darah, Reduksi
urin, Protein urin ).
6.9.10 Tulis hasil pemeriksaan khusus ( pemeriksaan cor dan pulmo )
6.9.11 Tulis tindakan dan terapi yang dilakukan ( pemberian imunisasi TT,
Tablet Fe, dan lain lain ) dikolom yamg tersedia.
6.9.12 Bubuhkan paraf petugas pada kolom yang tersedia setiap pemeriksaan
6.10 Isi kolom resiko Tinggi
6.10.1 Tulis tanggal ditemukannya faktor resiko tinggi pada pasien.
6.10.2 Tulis jenis faktor resiko tinggi yang ditemukan pada pasien dengan
acuan Poedji Rochyati Score.
6.11 Isi kolom rujukan
6.11.1 Tulis tanggal dilakukannya rujukan
6.11.2 Tulis tujuan rujukan pasien
6.11.3 Tulis tindakan sementara yang dilakukan oleh penerima rujukan.
6.11.4 Pengisian kartu status ibu pada halaman berikutnya dilakukan oleh unit
pelayanan RB untuk pasien yang melakukan ANC di Puskesmas
kecamatan Cilandak.
6.11.5 Jika pasien ANC diluar puskesmas kecamatan Cilandak , pengisian
kartu status ibu dilakukan oleh Bidan unit pelayanan rumah bersalin.

7. Catatan Mutu
7.1 Kartu status Ibu- RB ( Ibu hamil )
7.2 KMS ibu hamil
7.3 Buku register kesehatan ibu hamil
7.4 Buku register kohort ibu hamil

SOP PENGISIAN KARTU ANAK


1. Nama Pekerjaan
Pengisian Kartu Anak

2. Tujuan
Sebagai acuan dalam pengisian kartu status anak secara lengkap dan benar.

3. Ruang lingkup
Kartu Anak untuk anak yang datang ke unit pelayanan KIA

4. Ketrampilan Petugas
4.1 Bidan
4.2 Petugas terlatih

5. Alat dan Bahan
5.1 Alat
5.1.1 Ballpoint
5.1.2 Kartu status anak
5.1.3 Timbangan berat badan

6. Instruksi Kerja
6.1 Tulis dengan ballpoint warna hitam dengan rapih dan jelas.
6.2 Tulis nomor register pasien pada kolom bagian kanan atas.
6.3 Tulis nama Puskesmas/ Pustu tempat pelayanan pada sudut kiri atas
6.4 Tulis identitas pasien di halaman depan pada kolom yang tersedia
6.4.1 Nama anak
6.4.2 Tanggal lahir, jenis kelamin, tempat lahir
6.4.3 Berat badan waktu lahir (dalam gram)
6.5 Tulis identitas orang tua
6.5.1 Nama ayah dan ibu, pekerjaan ayah
6.5.2 Umur ayah dan ibu, pendidikan ayah dan ibu
6.5.3 Alamat anak
6.6 Isi tanggal pemberian imunisasi pada kolom pelayanan imunisasi bayi.
6.6.1 Tanggal pemberian imunisasi hepatitis B I/II/III, BCG, DPT I/II/III, Polio
I/II/III/IV dan Campak sesuai tanggal pemberian.
6.7 Isi pada kolom pelayanan Vit. A dosis tinggi
6.7.1 Tanggal pemberian Vit. A dosis tinggi sesuai tanggal pemberiannya.
6.8 Isi kolom Deteksi Dini Perkembangan anak.
6.8.1 Tulis hasil pemeriksaan aspek perkembangan motorik kasar, motorik halus,
gangguan bicara, gangguan sosialisasi dan kemandirian, pendengaran dan
penglihatan ( ditulis normal atau tidak normal) pada kolom sesuai umur
kunjungan.
6.9 Isi dan tulis pada halaman pemeriksaan kesehatan anak
6.9.1 Tanggal, umur, berat badan/status gizi, pertumbuhan gigi/ makanan anak,
keluhan anak, diagnosa medis/keperawatan, pengobatan /tindakan /rujukan,
tanda tangan petugas.

7. Catatan Mutu
7.1 Kartu Anak
7.2 Buku KIA
7.3 Buku register kesehatan Anak
7.4 Buku register kohort Anak

SOP ASUHAN ANTENATAL / PEMERIKSAAN KEHAMILAN


1. Nama Pekerjaan
Pemeriksaan Antenatal Care pada Ibu Hamil

2. Tujuan
Sebagai acuan dalam melakukan pemeriksaan Ante Natal Care ( ANC ), sehingga dapat
menyelesaikannya dengan baik, melahirkan bayi yang sehat dan memperoleh kesehatan
yang optimal pada masa nifas serta dapat menyusui dengan baik dan benar.

3. Ruang lingkup
Pemeriksaan Ibu hamil di unit pelayanan KIA dan RB

4. Uraian Umum
4.1 ANC adalah pelayanan kesehatan yang diberikan pada ibu hamil dan selama
kehamilannya.
4.2 Mempersiapkan ibu agar memahami pentingnya pemeliharaan kesehatan selama hamil,
bersalin dan nifas.
4.3 Mendeteksi dini faktor resiko dan menangani masalah tersebut secara dini.

5. Ketrampilan petugas
5.1 Bidan terlatih.
5.2 Dokter

6. Alat dan Bahan

6.1 Alat
6.1.1 Leanec
6.1.2 Doppler / spekulum corong
6.1.3 Meteran kain pengukur tinggi fundus uteri
6.1.4 Meteran pengukur LILA
6.1.5 Selimut
6.1.6 Reflex Hammer
6.1.7 Jarum suntik disposibel 2,5 ml
6.1.8 Air hangat
6.1.9 Timbangan Berat Badan dewasa
6.1.10 Tensimeter Air Raksa
6.1.11 Stetoscope
6.1.12 Bed Obstetric
6.1.13 Spekulum gynec
6.1.14 Lampu halogen / senter
6.1.15 Kalender kehamilan

6.2 Bahan
6.2.1 Sarung tangan
6.2.2 Kapas steril
6.2.3 Kassa steril
6.2.4 Alkohol 70 %
6.2.5 Jelly
6.2.6 Sabun antiseptik
6.2.7 Wastafel dengan air mengalir
6.2.8 Vaksin TT

7. Instruksi Kerja
7.1 PERSIAPAN.
7.1.1.Mempersiapkan alat dan bahan medis yang diperlukan.
7.1.2.Mempersiapkan Bumil mengosongkan kandung kemih.
7.1.3.Petugas mencuci tangan dengan sabun antiseptik dan bilas dengan air mengalir dan
keringkan.
7.2 PELAKSANAAN:
7.2.1 Anamnesa:
7.2.1.1 Riwayat perkawinan.
7.2.1.2 Riwayat penyakit ibu dan keluarga.
7.2.1.3 Status wayat Haid, HPHT.
7.2.1.4 Riwayat imunisasi Ibu saat ini
7.2.1.5 Kebiasaan ibu.
7.2.1.6 Riwayat persalinan terdahulu
Dari anamnesa haid tersebut, tentukan Usia kehamilan dan buat taksiran persalinan.
7.2.2 Pemeriksaan
7.2.2.1 Pemeriksaan Umum.
Keadaan umum Bumil
Ukur TB, BB, Lila.
Tanda vital : tensi, Nadi, RR, HR
Pemeriksaan fisik menyeluruh ( dari kepala sampai ekstremitas).
Mata : conjungtiva, ikterus ; Gigi ,
Kaki :Oedema kaki , dst.
7.2.2.2 Pemeriksaan khusus.

UMUR KEHAMILAN <20 mgg :
a). Inspeksi.
1. Tinggi fundus
2. Hyperpigmentasi (pada areola mammae, Linea nigra).
3. Striae.
b) Palpasi.
1. Tinggi fundus uteri
2. Keadaan perut
c) Auskultasi.

UMUR KEHAMILAN > 20 mgg:
a). Inspeksi.
1. Tinggi fundus uteri
2. Hypergigmentasi dan striae
3. Keadaan dinding perut
b). Palpasi.
Lakukan pemeriksaan Leopold dan intruksi kerjanya sbb :
Pemeriksa berada disisi kanan bumil, menghadap bagian lateral kanan.
a. Leopold 1.
1. Letakkan sisi lateral telunjuk kiri pada puncak fundus uteri untuk
menentukan tinggi fundus. Perhatikan agar jari tersebut tidak mendorong
uterus kebawah (jika diperlukan, fiksasi uterus basah dengan meletakkan ibu
jari dan telunjuk tangan kanan dibagian lateral depan kanan dan kiri, setinggi
tepi atas simfisis)
2. Angkat jari telunjuk kiri (dan jari-jari yang memfiksasi uterus
bawah) kemudian atur posisi pemeriksa sehingga menghadap kebagian
kepala ibu.
3. Letakkan ujung telapak tangan kiri dan kanan pada fundus uteri dan
rasakan bagian bayi yang ada pada bagian tersebut dengan jalan menekan
secara lembut dan menggeser telapak tangan kiri dan kanan secara bergantian
b. Leopold 2.
1. Letakkan telapak tangan kiri pada dinding perut lateral kanan dan
telapak tangan kanan pada dinding perut lateral kiri ibu sejajar dan pada
ketinggian yang sama.
2. Mulai dari bagian atas, tekan secara bergantian atau bersamaan
telapak tangan kiri dan kanan kemudian geser kearah bawah dan rasakan
adanya bagian yang rata dan memenjang (punggung) atau bagaian yang kecil
(ekstremitas).
c. Leopold 3.
1. Atur posisi pemeriksa pada sisi kanan dan menghadap kebagian
kaki ibu.
2. Letakkan ujung telapak tangan kiri pada dinding lateral kiri bawah,
telapak tangan kanan pada dinding lateral kanan bawah perut ibu, tekan
secara lembut bersamaan atau bergantian untuk menentukan bagian bawah
bayi (bagian keras, bulat dan hampir homogen adalah kepala, sedangkan
tonjolan yang lunak dan kurang simetris adalah bokong).
d. Leopold 4.
1. Letakkan ujung telapak tangan kiri dan kanan pada dinding lateral
kiri dan kanan uterus bawah, ujung-ujung jari tangan kiri dan kanan berada
pada tepi atas simfisis.
2. Temukan kedua jari kiri dan kanan, kemudian rapatkan semua jarijari
tangan kanan yang meraba dinding bawah uterus.
3. Perhatikan sudut yang dibentuk oleh jari-jari kiri dan kanan
(konvergen/divergen)
4. Pindahkan ibu jari dan telunjuk tangan kiri pada bagian terbawah
bayi (bila presentasi kepala, upayakan memegang bagian kepala didekat leher
dan bila presentasi bokong, upayakan untuk memegang pinggang bayi)
5. Fiksasi bagian tersebut kearah pintu atas panggul, kemudian
letakkan jari0jari tangan kanan diantara tangan kiri dan simfisis untuk
menilai seberapa jauh bagian terbawah telah memasuki pintu atas panggul.
c). Auskultasi.
- Pemeriksaan bunyi dan frekuensi jantung janin.
d). Pemeriksaan Tambahan.
- Laboratorium rutin : Hb, Albumin
- USG
7.2.3 Akhir pemeriksaan :
7.2.3.1 . Buat kesimpulan hasil pemeriksaan
7.2.3.2 . Buat prognosa dan rencana penatalaksanaan.
7.2.3.3 . Catat hasil pemeriksaan pada buku KIA dan status pasien.
7.2.3.4 . Jelaskan hasil pemeriksaan kepada bumil yang meliputi : usia
kehamilan, letak janin, posisi janin, Tafsiran persalinan, Resiko yang
ditemukan atau adanya penyakit lain.
7.2.3.5 . Jelaskan untuk melakukan kunjungan ulang.
7.2.3.6 . Jelaskan rencanan asuhan ANC berkaitan dengan hasil pemeriksaan
7.2.3.7 . Jelaskan pentingnya imunisasi
7.2.3.8 . Jelaskan menjadi akseptor KB setelah melahirkan
7.2.3.9 . Beri alasan bila pasien dirujuk ke Rumash Sakit

8. Indikator Kinerja
8.1 Kehamilan terutam kesehatan ibu dan janin dapat dipantau

9. Catatan Mutu
9.1 Kartu status ibu hamil
9.2 Buku register kohort ibu hamil
9.3 Buku register ibu hamil
9.4 Buku KIA

10. KONTRA INDIKASI
Tidak ada

11. REFERENSI
Buku Kesehatan Maternal dan Neonatus, Yayasan Bina Pustaka, Sarwono Prawiroharjo,
Jakarta, 2002.